Merayakan Dirgahayu Indonesia dengan Produk dalam Negeri

Salam Merdeka,

Terharu rasanya kita sudah merdeka 68 tahun. Sebagai Ibu pasti ada banyak hal yang bisa kita sumbangkan untuk Indonesia, tanah air tercinta. Salah satunya adalah menggunakan produk dalam negeri.

Pengalaman saya sebagai Ibu pasti kita mau memberikan yang terbaik bagi keluarga dan buah hati. Seringkali pilihan perlengkapan, pakaian atau makanan yang kita gunakan sehari-hari jatuh pada produk yang berasal dari luar negeri dengan pertimbangan kualitas yang lebih bagus dan oke. Tidak jarang perkara prestis juga ikut berperan. Padahal pemerintah sedang menggalakan gerakan Aku Cinta Indonesia (ACI) yang menyerukan penggunaan produk dalam negeri. Apa siy gerakan Aku Cinta Indonesia dan kenapa kita lebih baik memilih produk dalam negeri?

Aku Cinta Indonesia adalah gerakan yang digalakkan pemerintah sejak tahun 2009. Melalu Instruksi Presiden Nomor : 2 Tahun 2009, pemerintah menggalakan peningkatan produk dalam negeri dalam pengadaan barang/jasa pemerintah. Tujuan gerakan ACI adalah meningkatkan pemahaman, pembuatan dan penggunaan barang produksi dalam negeri. Cara untuk mencapai tujuan ACI sebetulnya sederhana, kita cukup menggunakan dan memproduksi barang dari negeri kita sendiri. Dengan demikian kita secara tidak langsung menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan produksi dalam negeri. Kita juga dapat menggunakan momentum ini sebagai gerakan kebangkitan bangsa. Dengan melakukan hal yang kecil dan sederhana kita sudah berkontribusi terhadap agenda pemerintah dan lebih luasnya pembangunan Indonesia. Menurut Mantan Menteri Perdagangan Ibu Mari Elka “Partisipasi seluruh lapisan masyarakat sangat penting untuk terus menggemakan gerakan ACI. Kegiatan ini adalah langkah penting yang harus diapresiasi untuk merubah sikap dan perilaku masyarakat Indonesia untuk mencintai dan menghargai karya anak bangsa Indonesia yang dapat menggerakkan masyarakat untuk menggunakan produk dalam negeri. Lebih jauh lagi, gerakan ACI adalah kegiatan yang berkesinambungan dan akan terus dilakukan guna meningkatkan, nation branding‟ Indonesia sebagai bangsa yang kreatif dan dihormati keberadaannya di dunia internasional.”

Image

Saat ini ada banyak gerai yang menjual barang produksi dalam negeri di pusat perbelanjaan terkemuka. Apabila tidak sempat berpergian untuk berbelanja produk asli Indonesia jangan khawatir, karena saat ini ada banyak toko online yang tengah menjadi gaya hidup masa kini. Untuk mendapatkan barang produksi dalam negeri dengan kualitas bagus dan terjangkau, kita cukup berbelanja secara online. Hemat energi dan mudah.

Untuk memperingati hari Kemerdekaan sekaligus berpartisipasi gerakan ACI, MomAmore hadir dengan koleksi premium the Royal Heritage. Pada koleksi kali ini, kami menggunakan kain batik asli dari Pekalongan. Kain batik yang kami gunakan ada dua jenis yaitu tulis dan cap. Kualitas kain katun yang sesuai dengan kondisi negeri kita yang beriklim tropis, mendukung kenyamanan Ibu saat memakainya. Corak khas Batik Pekalongan yang cantik juga menjadi nilai tambah yang tidak kalah gaya dengan motif dari luar negeri. Untuk mendukung usaha kecil pedagang batik lokal, kami langsung menghubungi produsen kain di Pekalongan. Dengan demikian, secara tidak langsung kami telah mendukung usaha kecil produsen batik dengan menggunakan hasil karya mereka. Ini berbagai motif kain batik Pekalongan koleksi The Royal Heritage cantik dan unik.

ImageImage

Proses produksi baju menyusui MomAmore juga merupakan salah satu usaha padat karya. Kami menggunakan jasa penjahit lokal yang memiliki modal kecil. Kami berharap dengan memperkerjakan mereka, kita dapat mendukung kelangsungan usaha para penjahit skala kecil dan memberikan semangat agar mereka terus mengembangkan keahliannya. Dengan inovasi pada desain original yang terinspirasi dari berbagai model baju menyusui, para penjahit pun bisa belajar banyak keahlian baru. Hasilnya, rapi dan nyaman dipakai.

 Image

Dirgahayu Indonesiaku yang ke 68, dukung gerakan Aku Cinta Indonesia agar industri lokal tanah air menjadi tuan di negeri sendiri. Merdeka!

 

cheers,

Andin-momamore