Tags

, , ,

Lakukan Ini Sebelum Berinvestasi

Berinvestasi menjadi kewajiban ketika kita memiliki rencana masa depan dengan dana cukup tinggi. Misalnya dana pensiun, dana pendidikan anak, dana pernikahan anak, dana liburan, dan lain sebagainya. Investasi merupakan persiapan dini untuk mewujudkan tujuan-tujuan berdana tinggi tersebut. Namun berinvestasi pun membutuhkan persiapan yang tidak sedikit. Agar dapat berinvestasi dengan tenang, sebelumnya kita perlu mengamankan beberapa titik prioritas dalam keuangan pribadi/rumah tangga. Jangan sampai setelah berinvestasi, di kemudian hari ada kebutuhan tertentu yang membuat kita harus mencairkan dana investasi. Sayang kan…

Inilah yang harus kita siapkan sebelum memulai berinvestasi.

1. Asuransi Kesehatan. Kesehatan mutlak dimiliki investor. Tanpa kesehatan, seorang investor tidak akan mampu berinvestasi dengan optimal. Tapi tak selamanya nikmat sehat melekat pada kita. Siapkan dana kesehatan atau asuransi kesehatan pribadi untuk mengantisipasi hal buruk yang mungkin mengganggu kesehatan anda. Tanpa dana atau asuransi kesehatan, kegiatan berinvestasi akan terhambat, berhenti atau bahkan berkurang kala kesehatan Anda terganggu dan butuh dana pemulihan.

2. Asuransi Jiwa. Bila anda adalah tulang punggung keluarga, maka anda wajib memiliki asuransi jiwa, sebelum berinvestasi. Besaran nilai kasar uang pertanggungan yang diperlukan kira-kira tiga tahun jumlah gaji Anda. Asuransi jiwa tentunya tidak akan pernah menggantikan keberadaan Anda. Tapi setidaknya memberi waktu kepada keluarga yang ditinggalkan untuk berbenah dan menyusun ulang keuangan rumah tangga. Bila Anda tidak memiliki asuransi jiwa, ketika sesuatu yang buruk menimpa, maka bukan tidak mungkin dana-dana penting, seperti dana pendidikan anak dan dana pensiun akan cair lebih dini demi menutupi kebutuhan sehari-hari.

3. Bebas Hutang Kartu Kredit. Dilarang keras berinvestasi menggunakan kartu kredit. Bahkan, bebaskan diri Anda dari hutang kartu kredit dan bunga-bunganya sebelum mulai berinvestasi. Investasi dengan hutang seperti gali lubang tutup lubang. Hanya berakhir di angka nol besar.

4. Dana Darurat. Akan ada kalanya datang kebutuhan tertentu dan mendesak dengan skala prioritas utama. Angkanya pun tak terprediksi. Siapkan dana darurat dengan jumlah setidaknya tiga kali gaji Anda di rekening tersendiri. Sesuai namanya, dana darurat hanya boleh cair bilamana kondisi benar-benar darurat dan membutuhkan dana cair segera.

5. Cicilan Tempat Tinggal. Belum punya tempat tinggal? Ingin punya rumah? Atau apartemen? Atau sedang mencicil rumah/apartemen idaman? Dananya? Siapkan terpisah dari dana investasi Anda. Tempat tinggal membutuhkan dana tinggi. Anda harus tegas dan disiplin memilah dana investasi dan dana cicilan tempat tinggal.

Mudah kan, persiapan pra-investasi. Selamat memulai investasi. Semoga sukses.

cheers,

Indah – momAmore

Advertisements