Tags

, , , , , , , , , , , , ,

Masih segar di ingatan saya saat berbagai media memberitakan seorang Angelina Jolie melakukan mastektomi ganda atau operasi pengangkatan dua payudara. Jolie melakukan hal ini demi mengurangi risiko kanker payudara dan kanker ovarium. Tindakan Jolie mungkin terasa agak ekstrim. Namun, saya kagum akan sikap dan keputusan proaktifnya dalam mencegah dan memerangi kanker. Terlebih, Jolie tahu bahwa dirinya dinilai dokter berisiko tinggi terkena kanker.

Setiap manusia memiliki risiko terkena kanker. Pria, wanita, tua, muda, kaya, miskin. Kanker tidak pandang gender, status sosial, agama, atau ras. Tapi kanker memandang pola hidup dan sikap manusia itu sendiri.

Kita bebas memilih. Apakah mau diam dan menerima saja apa yang kondisi kita sekarang. Atau bersikap proaktif, peduli dan waspada terhadap gejala dan bahaya kanker.

Oktober adalah bulan #BreastCancerAwareness. Terkadang, karena banyaknya peran yang harus kita lakukan sebagai ibu, kita lupa akan kesehatan diri sendiri. Termasuk kesehatan payudara. Di sini, saya akan berbagi tips sederhana untuk mencegah kanker payudara.

  1. Makan makanan bergizi. Kita adalah apa yang kita makan. Ingin sehat, tentu harus makan makanan bernutrisi, dalam porsi yang tepat dan frekuensi yang pas. Cukupkan kandungan protein, karbohidrat, serat, vitamin, mineral dan air. Hindari atau kurangi proses memasak dengan minyak, gula, tepung, bahan berpengawet dan berpewarna sintetis.
  2. Perbanyak konsumsi serat. Sayur dan buah adalah sumber serat yang baik bagi tubuh. Banyak makan serat juga membantu metabolisme tubuh.
  3. Hindari kebiasaan buruk, seperti merokok dan minum alkohol. Alkohol dapat meningkatkan kadar estrogen dalam darah sehingga meningkatkan risiko penyakit kanker payudara. asap rokok selain mempunyai efek langsung beracun dan karsinogenik, juga dapat mempengaruhi risiko penyakit kronis melalui mekanisme hormonal
  4. Jaga berat badan di angka ideal. Dengan bertambahnya lemak dalam tubuh, kadar estrogen akan meningkat sehingga akan menambah risiko terkena kanker.
  5. Olahraga teratur. Pada dasarnya, semua kebiasaan yang melibatkan aktivitas fisik dan membuat tubuh aktif, dapat menjauhkan diri dari kanker. Studi yang diterbitkan Journal of Clinical Oncology menemukan, wanita pascamenopause yang aktif berpartisipasi dan memiliki intensitas kuat dalam olahraga mengalami perubahan kadar hormon dan protein. Perubahan ini mengurangi risiko mereka terkena kanker payudara. *1)
  6. Menyusui. Menurut penelitian yang diterbitkan di American Journal of Clinical Nutrition, menyusui dapat mengurangi risiko kanker payudara hingga 91 persen. Para peneliti dari Curtin University di Australia merinci, ibu yang menyusui lebih dari 13 bulan menurunkan kemungkinan mengidap kanker payudara dalam tubuhnya sampai 63 persen. Sedangkan ibu yang menyusui kurang dari 7 bulan risiko terkena kanker payudara turun sampai 37 persen. Hanya ibu yang memiliki tiga anak dan menyusui lebih dari 31 bulan yang dapat terhindar dari kanker payudara karena risikonya menurun sampai 91 persen. *2)
  7. Serap Vitamin D. Penelitian membuktikan Vitamin D (vitamin cahaya matahari) mempunyai kecenderungan sebagai anti kanker. Para dokter percaya kulit yang terkena cahaya matahari pagi selama 15 menit dalam beberapa hari seminggu tanpa tabir surya (sunscreen), membuat tubuh mengaktifkan vitamin D.  Vitamin D juga terdapat pada salmon, tuna dan minyak ikan lainnya serta susu, namun vitamin D yang masuk dalam darah sangat sedikit bila melalui makanan. *3)
  8. Periksa payudara sendiri atau cek mammography. Deteksi awal kanker payudara sebenarnya sangat mudah dan bisa dilakukan sendiri. Luangkan beberapa menit untuk melakukan pemeriksaan mandiri. Disarankan untuk melakukan SADARI satu minggu setelah periode menstruasi dimulai. Jika mengalami siklus menstruasi yang tidak teratur atau telah mengalami menopause atau pengangkatan rahim, lakukan pemeriksaan pada tanggal yang sama tiap bulannya. Bagi ibu menyusui, dapat melakukannya setelah menyusu atau memompa ASI.

simple habits to stay away from breast cancer

Langkah-langkah melakukan SADARI*4)

Langkah 1

Mulailah dengan melihat payudara Anda di cermin dengan bahu lurus dan tangan diletakkan di pinggul. Amatilah ukuran, bentuk, dan warna payudara, apakah ada perubahan yang mudah terlihat atau pembengkakan.

Langkah 2 & 3

Angkat lengan dan lihat perubahan yang mungkin terjadi. Sambil melihat cermin, perlahan – lahan tekan puting susu antara jari telunjuk dan ibu jari serta lakukan cek terhadap keluaran puting susu (dapat berupa air susu atau cairan kekuningan atau darah).

Langkah 4

Lakukan perabaan terhadap payudara Anda sambil berbaring. Gunakan tangan kanan untuk meraba payudara kiri Anda dan tangan kiri untuk meraba payudara kanan. Gunakan sentuhan yang lembut dengan menggunakan tiga jari tangan (telunjuk, jari tengah, dan jari manis) dengan posisi berdekatan satu sama lain. Sentuh payudara dari atas ke bawah, sisi ke sisi dari tulang selangka ke bagian atas perut Anda, dan dari ketiak ke belahan dada.

Langkah 5

Terakhir, lakukan perabaan terhadap payudara Anda dengan gerakan yang sama sambil berdiri atau duduk. Kebanyakan wanita merasa lebih mudah merasakan payudaranya dalam kondisi basah sehingga sering dilakukan saat mandi.

Perubahan yang dapat ditemukan antara lain :

  • Kondisi payudara serta putting susu menebal, bengkak, nyeri, kemerahan
  • Puting susu yang membalik ke arah dalam, serta mengeluarkan cairan kehijauan atau darah.
  • Ditemukan benjolan (8 dari 10 benjolan bukan merupakan kanker. Benjolan seringkali disebabkan oleh kista, fibroadenoma yaitu perubahan jaringan fibrosistik payudara yang bukan merupakan keganasan)

Bila hal di atas terjadi, segera konsultasikan pada dokter Anda.

Menjadi proaktif untuk hidup lebih sehat dan jauh dari kanker cukup mudah dan sederhana, kan. Ayo lakukan sekarang. Karena hanya kepedulian dan kewaspadaan kita, yang mampu menyelamatkan diri kita sendiri.

The only person who can save you is You. Show you care, be aware.
#tumbff #bc0811 for #breastcancerawareness

*1. sumber : http://doktersehat.com/jenis-kanker-ini-bisa-dicegah-dengan-olahraga/#ixzz3Fk2cI34W

*2. Sumber : http://www.parentsindonesia.com/article.php?type=article&cat=babies&id=746

*3. Sumber : http://m.klikdokter.com/detail/read/2/15031238/hindari-kanker-payudara-dengan-vitamin-d

*4. Sumber : http://prodia.co.id/tips-kesehatan/sadari-periksa-payudara-sendiri

Advertisements