Tags

, , , , ,

Waktu istirahat anak selalu menjadi perhatian penting bagi saya. Karena saya yakin, waktu tidur anak berpengaruh langsung pada tumbuh kembangnya. Termasuk diantaranya pertumbuhan otak anak. Saya punya dua anak. Pola dan kebiasaan tidur keduanya saat masih bayi cukup berbeda.

Anak pertama saya suka terbangun saat malam. Kadang karena haus ingin minta minum, kadang hanya karena ingin buang air kecil. Setelah urusannya selesai, langsung kembali tidur lalu bangun di pagi hari dengan wajah ceria dan penuh energi. Anak kedua saya sebaliknya. Bisa tidur semalaman hingga matahari terbit. Namun, kala pagi menjelang, suka gelisah. Baru setelah disusui dan diganti popoknya, semangatnya bangkit lagi.

Selidik punya selidik, ternyata popok anak kedua saya basah tiap pagi. Mungkin itulah yang menyebabkan anak kedua saya tidurnya kurang puas, akibatnya saat pagi menjelang ia masih gelisah.

Saya pun melakukan ritual baru agar tidur anak saya lebih pulas. Tiap malam, di jam-jam tertentu saya bangun untuk mengganti popoknya dengan popok baru. Ternyata, ritual ini berhasil. Anak saya tidur lebih pulas, dan saat bangun lebih ceria. Namun ternyata, meski hanya bangun untuk mengganti popok si kecil, cara ini cukup membuat tidur saya yang kurang pulas. Alhasil, saat pagi, sayalah yang kurang bersemangat.

Jumat, 12 Maret 2015 lalu, saya diundang oleh Mommies Daily untuk mengikuti No. 1 Happy Morning Smile Gathering. Hadir sebagai narasumber, Dr. dr. Rini Sekartini, Spa(K). Beliau menjelaskan bahwa dengan tidur cukup, baik dari segi kualitas maupun kuantitas, maka pertumbuhan dan perkembangan anak akan lebih optimal. Beliau juga menjelaskan bahwa sejak usia tiga bulan, sudah mulai terbentuk pola tidur yang teratur pada anak.

Di sinilah orang tua berperan dalam membentuk pola tidur yang baik bagi anak. Waspadai faktor-faktor pengganggu tidur anak. Baik internal yakni kesehatan anak, maupun eksternal yakni kenyamanan anak. Salah satu faktor pengganggu eksternal adalah kondisi popok yang basah saat tidur. Inilah yang dialami anak kedua saya.

Kebetulan sekali, event ini sekaligus sebagai pengenalan produk baru dari pampers, yakni Pampers Baby Dry Pants. Yup, bulan maret ini, pampers baru saja meluncurkan varian baru dengan inovasi serta keunggulan-keunggulan baru, yaitu:

  1. Memiliki lapisan ganda Extra Dry yang menahan lembab dan menjaga kulit bayi tetap kering.
  2. Teknologi Super Gel yang secara proaktif lebih cepat mengunci cairan lebih cepat daripada pampers sebelumnya, bahkan mampu menyerap hingga enak kali basahan.
  3. Lembaran belakang dilengkapi pori sehingga membantu sirkulasi dan mencegah iritasi kulit, hingga nyaman bagi kulit bayi.
  4. Terdapat lotion bayi yang melindungi kulit bayi sensitif.
  5. Berbentuk popok celana yang mudah dipakai dan dilepas dengan karet pinggang yang fleksibel.
  6. Desain gambar popok lucu dan menarik.
  7. Popok ekstra tipis dan ringan, hingga tidak mengganggu aktivitas bayi.

Banyak ya keunggulannya. Tapi ibu yang kritis tidak boleh seratus persen percaya donk, harus ada bukti nyata. Pas banget, pihak pampers langsung mengadakan demo adu serap cairan, antara Pampers Baby Dry Pants, dengan popok merk lain. Ternyata bener lhohPampers Baby Dry Pants lebih cepat menyerap cairan dan langsung menyebarkan cairan. Jadi popok tidak mengembung dan tetap tipis.

pampers demo

pampers demo

Awalnya saya tidak langsung percaya dengan ketahanan kering hingga 12jam. Tapi setelah dicobakan langsung ke anak saya, langsung deh cocok dengan varian baru pampers ini. Dengan harga cukup terjangkau, Pampers Baby Dry Pants mampu menyerap dan mengunci cairan dengan cepat. Dan yang paling hebat, permukaan popok tetap kering, sehingga anak saya benar-benar tidur pulas sepanjang malam, tanpa perlu ganti popok. Paginya, anak saya yang biasanya gelisah, langsung kembali ceria. Saya pun bisa kembali tidur pulas tanpa perlu khawatir anak saya gelisah pagi harinya.

kimi pampers

I wake up (with full smiling) like this…!!!

Perlu diingat, bahwa gangguan tidur dapat memberi dampak kurang baik bagi anak itu sendiri, orang tua, dan keluarga. Berikut, saya bagi tips-tips mudah agar bayi dapat tidur pulas sepanjang malam dan kembali ceria benergi saat pagi menjelang:

  1. Sediakan air putih atau segera berikan ASI (bila anak masih menyusu). Kadang anak terbangun saat malam, rata-rata karena lapar atau haus. Maka, segera beri anak asupan agar perutnya terisi dan bisa kembali tidur.
  2. Bentuk pola tidur teratur. Biasakan bangun pagi, tidur pagi (bagi bayi), dan tidur siang. Biarkan anak-anak terjaga saat sore, agak mereka tidak tidur larut di malam hari.
  3. Kenakan popok yang mampu menyerap serta menyimpan air seni bayi dengan cepat. Hingga permukaannya tetap kering dan nyaman untuk bayi.
  4. Segera ganti popok anak bila buang air besar. Karena kotoran bisa dengan cepat menimbulkan iritasi bila tidak lekas diganti.
  5. Anak-anak boleh saja terbangun saat malam. Tapi pastikan mereka tidak terbangun lebih dari satu jam. Bila lebih, maka termasuk gangguan tidur yang harus diperiksa lebih lanjut penyebabnya.

Mudah kan membentuk pola tidur berkualitas pada anak.

Oiya, kali ini saya tidak hanya membagi tips dan review produk, tapi juga pengumuman penting, yaitu Pampers mengadakan kontes foto betajuk “Pencarian Untuk Senyum Pagi Bayi No.1 di Indonesia”. Kirimkan foto senyum pagi bayi Mama berikut penjelasan apa yang membuat si kecil tersenyum bahagia. Seratus foto bayi paling ceria, akan berkesempatan menjadi BINTANG di billboard raksasa Pampers di Mall Taman Anggrek serta akan tayang di iklan televisi Pampers. Seru kan…?!

Jadi, tunggu apa lagi, segera ikuti kontes ini, dengan mengirimkan foto bayi mama ke sini. Kontes ini berlaku mulai 15 Maret 2015 hingga 25 April 2015.

Selamat mencoba dan semoga berhasil.

Advertisements