Tags

, , , , , , , , , , ,

Salah satu visi saya adalah menjadi yoga guru. Bukan sekedar guru yoga biasa, namun guru yoga bertaraf internasional, yang menjadi ispirasi dunia. Berbagi manfaat seluas mungkin. Saya sekaligus ingin menjadi murid semesta. Yang selalu dan menerima aspirasi alam. Bersama alam, bertukar energi baik dan menciptakan sinergi positif.

Saya selalu jatuh cinta pada alam terbuka. Dengan segala warna dan gerakan abadinya. Berada di alam terbuka memberi penyegaran langsung terhadap jiwa, pikiran dan raga saya.

Saya punya satu mimpi, mewujudkan sinergi keindahan antara bumi semesta dan gerakan yoga. Dengan membuat dokumentasi bergerak secara berkelanjutan. Menunjukkan pada dunia ragam keindahan tak berbatas yang berpadu dengan gerak yoga manusia. Kemudian menyebarkan pada masyarakat agar juga terinspirasi untuk hidup sehat, sekaligus menjaga indah abadi alam semesta.

Mimpi ini terilhami dari pengalaman pribadi saya saat berkunjung ke wisata alam Coban Rondo, Batu, Jawa Timur. Di depan air terjun itu, banyak wisatawan berfoto, mengabadikan eksistensi mereka. Saya tentu tak mau kalah, ingin juga memotret keberadaan diri. Namun, jujur saat itu saya mati gaya. Tidak tahu mau berpose bagaimana. Akhirnya tercetus ide untuk melakukan salah satu pose yoga.

Screen shot 2015-09-09 at 1.34.01 AM

Side Crow Pose at Coban Rondo

Ternyata hasilnya keren sangat. Saya kagum sendiri dengan foto ini. Bukan lantaran narsis karena ada saya sebagai salah satu objeknya ya. Tapi lebih kepada energi bersinergi yang saya rasakan, tercipta antara alam dan manusia. Foto ini kemudian memotivasi saya dalam dua hal. Berpetualang mengeksplorasi keindahan alam di seluruh dunia, serta meningkatkan kemampuan yoga saya.

Meski pernah melancong ke tempat yang lebih jauh dan liar, namun perjalanan ke coban rondo saat itu menjadi titik balik bagi saya. Ibarat memberi hembusan hasrat baru untuk menjelajah ke lokasi-lokasi berbeda, bersentuhan dengan alam sembari beryoga. Dan tentu kemudian mendokumentasikannya.

Fallen Angel pose at Abdul Rachman Saleh Airport

Fallen Angel Pose at Abdul Rachman Saleh Airport

Beryoga di alam terbuka merupakan kenikmatan tersendiri. Mengabadikannya ke dalam sebuah foto yang cantik pun menjadi candu tersendiri. Kini, lahir obsesi baru, mendokumentasikan momen beryoga di alam terbuka dalam video yang indah dan menginspirasi.

Seperti kata Desi Anwar dalam bukunya Hidup Sederhana, “sebagai manusia, kegembiraan kita yang paling besar adalah dalam mencipta.”. Dan bagi saya, desakan mencipta ini berupa melahirkan film dokumentasi dan tutorial berkelanjutan, beryoga di alam terbuka. Didedikasikan untuk sesama dan semesta.

Saya juga terinspirasi oleh video dari Rick Mereki yang bertajuk Move, Eat, dan Learn. Video singkatnya menjadi viral sejak tayang di vimeo pada Agustus 2011 lalu. Videonya singkat saja. Masing-masing hanya berdurasi sekitar satu menit. Tapi kita bisa melihat kekayaan dunia di sana. Seperti yang telah dilakukan Rick, saya pun ingin melakukan perjalanan menjelajahi alam dunia. Dari Islandia hingga Antartika. Dari Raja Ampat hingga Mexico. Lalu mengabadikan moment beryoga di setiap titik yang saya hampiri. Mencipta film dokumentasi pendek dan juga video tutorial beryoga. Menunjukkan indahnya dunia sekaligus berbagi manfaat pada sesama. Itu misi saya.

Berpetualang sekaligus menghasilkan karya fenomenal dan berkelanjutan tentu tak cukup berbekal tekad atau keberanian. Butuh ilmu, waktu, energi, biaya, totalitas, loyalitas. Di sinilah saya berperan sebagai murid semesta. Yang harus terus belajar seumur hidup.

Sebagai manusia, saya tak ingin sekedar berpetualang. Saya tak ingin sekedar menikmati. Dan saya tak ingin sekedar meningkatkan kemampuan diri. Saya berkeyakinan, sebaik-baiknya manusia adalah yang mampu memberi sebanyak-banyaknya manfaat. Bagi sesama manusia, bagi alam semesta.

Itu visi saya. Apa visimu? Temukan, jelajahi, wujudkan mimpimu. Mulailah melangkah, dari sekarang.

Advertisements