Tags

, , ,

Bagi mama, anak hebat itu yang seperti apa sih…??

Beberapa waktu lalu, saya sempat travelling bersama keluarga. Saya dikejutkan, ketika anak sulung saya yang masih berusia 4tahun mampu mengemas sendiri kebutuhan pribadinya, seperti handuk, jaket dan bekal perjalanan. Tak hanya itu, ia juga membantu menyiapkan Sebagai ibu, saya akui, saya sangat terbantu sekali.

Sesampainya di tujuan, jujur saya sempat takut, dengan perbedaan budaya dan makanan. Saya khawatir, anak-anak saya kurang bisa menerima perbedaan yang ada. Namun ternyata, anak-anak saya tak hanya bisa beradaptasi dengan baik, tetapi juga mampu menikmati liburan keluarga ala backpacker. Saya kagum dengan anak-anak yang mampu berjalan dengan jarak yang cukup jauh, mampu bersabar dan bertahan di tengah penuhnya transportasi publik yang cukup padat, serta mampu menikmati hidangan lokal. Mungkin karena melihat orang tuanya begitu menikmati (atau setidaknya berusaha terlihat menikmati) liburan ini.

Sepulangnya dari travelling, saya merasa, anak-anak menjadi lebih peduli dan perhatian pada saya dan suami. Mungkin karena selama travelling, kami sangat intens berinteraksi satu sama lain. Jadi, kami lebih saling memahami, saling mengerti dan saling berempati.

Sabtu, 26 Maret 2016 lalu saya berkesempatan mengikuti talkshow di acara Blogger Gathering Bebelac-Bebehero. Dalam talkshow tersebut, psikolog anak, Roslina Verauli, M.psi menyebutkan bahwa empati adalah gerbang dari aksi peduli kepada orang lain dan termasuk nilai kebaikan yang perlu ditanamkan pada anak sejak dini. Dan empati adalah salah satu kecerdasan atau kompetensi emosional yang merupakan dasar dari karakter kepahlawanan. Salah satu caranya dengan memberi teladan tentang perilaku positif kepada anak-anak.

Processed with VSCO

Saya jelas setuju sekali. Monkey see monkey do. Apa yang anak-anak lihat dari kita, jelas akan mempengaruhi perilaku mereka juga. Jadi, sebagai orang tua, tentu kita wajib memberi contoh perilaku dan perkataan sebaik mungkin. Apalagi, ibu adalah pengajar pertama dalam proses tumbuh kembang anak. Jadi, jika ingin punya anak hebat, tentu ibunya harus hebat juga donk.

Namun, membesarkan anak hebat tentu bukan tanpa tantangan. Saya kerap menghadapi anak-anak yang kadang malas, atau enggan melakukan aksi-aksi ‘hebat’. Nah, jika sudah begini, saya langsung ajak mereka bermain. Entah itu lombat tali atau kejar-kejaran. Pokoknya permainan yang melibatkan seluruh anggota tubuh. Menurut bu Roslina, bermain dengan seluruh anggota tubuh, membuat fokus dan konsentrasi anak menjadi lebih baik. Nah, dalam bermain ini, bisa juga diselipkan pelajaran moral. Misalnya, main mobil-mobilan lalu kita taruh boneka kucing di tengah jalan. Lalu, anak-anak kita ajak untuk menyelamatkan boneka tersebut supaya tidak tertabrak.

Permainan ini saya pelajari saat berada di arena BebeHero Park. Beragam permainan yang menstimulasi kecerdasan otak, fisik dan emosi ada di sana. Anak-anak saya betah sekali bermain berjam-jam. Acara Bebehero ini merupakan kampanye Grow Them Great dari Bebelac sebagai bentuk dulungan bagi ibu untuk dapat membesarkan anak hebat. Wah, ibu mana sih yang tidak mau punya anak hebat.

Processed with VSCO

Tapi, saya sendiri merasa, seorang anak akan lebih mampu tumbuh menjadi anak hebat bila memiliki tubuh yang sehat. Karena itu, saya selalu memberi mereka asupan gizi yang tepat seimbang. Pemikiran saya ternyata sejalan dengan Andi Airin, Sr. Brand Manager Bebelac, bahwa pemberian nutrisi yang optimal mendukung perkembangan anak. Dengan tumbuh kembang anak yang optimal, akan memudahkan mereka dalam proses belajar dan beradaptasi terhadap lingkungan. Sehingga anak dapat lebih cepat tanggap, memiliki rasa peduli, kasih sayang, serta pertumbuhan fisik yang optimal.

img20160326133052_zpsnditpj3d

Saya yakin, mama juga memiliki anak-anak yang hebat. Yuk, bagi cerita aksi hebat anak-anak mama yang cepat tanggal dan punya rasa peduli di http://bebeclub.co.id/growthemgreat/. Menangkan hadiah utama menjadi bintang iklan Bebelac dan liburan ke Australia.

Wah, seru sekali pasti ya. Yuk, tunggu apa lagi, segera upload cerita dan foto anak-anak hebat mama. Semoga berhasil 🙂

Advertisements