Selepas usia dua tahun, seratus persen kebutuhan nutrisi manusia bisa didapatkan dari makanan. Namun, bukan berarti kita tidak perlu minum susu lagi. Karena banyak sekali kandungan nutrisi dalam susu yang sangat bermanfaat bagi tubuh kita.

Manfaat umum dari susu yang kita tahu adalah menjaga dan memperkuat tulang. Bukan rahasia, kandungan kalsium yang tinggi dari susu mampu membantu pertumbuhan tulang pada anak-anak dan remaja. Dan pada usia dewasa, kalsium dan vitamin D dalam susu dapat menjaga kualitas tulang serta mencegah pengeroposan tulang atau osteoporosis.

Namun tentunya, menkonsumsi susu tidak hanya baik untuk tulang. Ada setidaknya delapan manfaat lain dari susu yang jarang kita tahu.

  1. Pelengkap Nutrisi. Susu merupakan sumber nutrisi paling dasar yang dihasilkan mamalia dengan kandungan karbohidrat, protein, beragam  vitamin, dan mineral-mineral penting. Cukup lengkap untuk mendukung kebutuhan nutrisi manusia yang kadang terlewatkan dalam menu makanan sehari-hari serta mudah untuk dikonsumsi. Namun, meski sudah ada susu, kita tetap wajib memperhatikan dan menyiapkan menu makanan sehat untuk keluarga.
  2. Membantu Memperkuat Gigi. Kandungan kalsium dan vitamin D dalam susu berperan membantu memperkuat gigi, mencegah gigi berlubang serta mencegah kerusakan gigi lainnya. Tapi selain minum susu, kita juga harus menggosok gigi setelah makan dan sebelum tidur dengan rutin.2016-08-16 02.57.15 1
  3. Membantu Perkembangan Massa Otot. Susu mengandung kombinasi protein yang terdiri atas sekitar 20 persen whey dan 80 persen kasein. Keduanya sama-sama jenis protein berkualitas tinggi yang sangat bagus untuk membangun massa otot. Whey dikenal sebagai fast protein yang dengan cepat dipecah menjadi asam amino dan diserap ke dalam aliran darah. Protein ini sangat cocok dikonsumsi setelah berolahraga. Sebaliknya, kasein lebih lambat dicerna oleh tubuh. Sehingga ideal untuk memberi pasokan protein pada tubuh dalam jangka waktu yang lebih lama. Protein jenis ini, cocok dikonsumsi sebelum tidur atau di antara waktu makan. Karena memiliki kombinasi whey dan kasein, maka susu sangat cocok dikonsumsi 45menit setelah olahraga/beraktivitas fisik, saat sarapan dan sebelum tidur untuk mendapatkan manfaat pembangunan massa otot yang optimal.
  4. Menurunkan Berat Badan. Kalsium dalam susu mampu menekan hormon kortisol, yakni hormon yang bekerja meningkatkan kadar gula darah, meningkatkan metabolisme lemak, protein dan karbohidrat, serta penyebab utama meningkatnya nafsu makan. Dengan ditekannya hormon kortisol, maka nafsu makan pun bisa berkurang. Selain itu, kalsium juga meningkatkan kemampuan tubuh untuk membakar lemak.
  5. Mengurangi Stress. Susu juga mengandung protein lactium yang memiliki efek menenangkan dengan menurunkan tekanan darah. Selain itu, kandungan kalsium, B2 dan B12 dalam susu mampu membantu meringankan tekanan pada otot yang dipicu oleh perasaan tegang atau stress.
  6. Penambah Energi. Susu mampu menggantikan natrium, kalium dan mineral-mineral penting yang hilang saat berkeringat. Konsumsi susu dengan tambahan rasa setelah berolahraga efektif mengembalikan kembali energi yang terkuras dan memulihkan rasa lelah, karena mengandung gula, lemak dan protein.
  7. Meredam Gejala PMS (Pre-Menstrual Syndrome). Menjelang menstruasi, otot-otot rahim harus berkontraksi untuk meluruhkan sel-sel telur tak terbuahi yang menempel pada dinding rahim. Tak jarang, kontraksi ini menimbulkan rasa tidak nyaman hingga tegang pada area perut bawah. Kalsium pada susu mampu mengurangi kram pada otot, termasuk otot rahim, sehingga rasa nyeri dapat diredam.
  8. Pencegah Penyakit. Kandungan kalium, kalsium dan vitamin D pada susu mampu menurunkan tekanan darah sehingga mengurangi risiko stroke dan penyakit jantung. Susu juga mampu mengaktivasi brown fat cells yang dapat membantu mencegah beberapa jenis kanker.

IMG_8232

Setelah tahu lebih banyak tentang manfaat susu, tentunya sudah lebih yakin kan, untuk mengkonsumsi susu untuk keluarga. Tinggal bagaimana memilih dan menentukan produk susu yang paling tepat sesuai dengan kebutuhan kita.

Nah, saya punya beberapa tips untuk memilih produk susu yang baik.

  1. Sebaiknya pilih produk susu yang paling minim proses pengolahan. Semakin tinggi temperatur dan waktu yang dipakai untuk mengolah susu, maka semakin besar perubahan komposisi dan nutrisi pada susu. Saran saya, pilih susu jenis pasteurisasi dibandingkan susu UHT, susu steril atau susu formula. Karena susu pasteurisasi masih mengandung enzim baik yang dapat membantu proses pencernaan.
  2. Pilih merk susu yang diproduksi oleh pabrik dengan sistem terintegrasi. Artinya, pabrik yang memiliki dan mengelola peternakan, pengolahan hingga pengepakan susu sendiri dalam satu lokasi. Sehingga kualitas susu yang kita konsumsi lebih terjamin. Salah satu contohnya, produk dari Greenfields. Dimana dari mulai pemberian pakan sapi perahnya hingga pemberian tanggal kadaluarsa dilakukan di satu lokasi. Dengan begitu, saya percaya kualitas susu Greenfields bisa lebih terjaga dan terkendali dengan baik.

 

IMG_8457

Peternakan Sapi Perah Greenfields yang luas dan nyaman

IMG_8666

Proses pemerahan dilakukan secara hygienis tanpa sentuhan tangan langsung

IMG_8793

Hingga proses pengepakan dilakukan di satu lokasi

Saya percaya, untuk mendapatkan tubuh yang sehat dan kuat, harus dimulai dari kebiasaan dan cara hidup yang sehat pula. Salah satunya dengan mengkonsumsi makanan serta minuman termasuk susu yang penuh nutrisi dan berkualitas. Namun tentunya, harus sesuai dengan kebutuhan, kondisi dan selera masing-masing individu yang pastinya berbeda. Jika Mama masih ingin tahu lebih banyak mengenai susu, bisa langsung ikuti diskusi lengkapnya di threat ini.

Salam sehat.

 

 

 

Advertisements