Tags

, , ,

Setiap akhir tahun, saya selalu teringat akan kalimat ini “sehari terasa lama, namun setahun terasa begitu cepat” . 

Semakin terbawa perasaan kalau sembari lihat-lihat album foto. Jadi teringat masa-masa baru menikah, masa-masa hamil, detik-detik menjelang persalinan, hingga momen-momen menyusui. Tergambar dengan jelas di kepala tumbuh kembang anak dari bayi, batita, hingga sekolah. Ah, rasanya waktu berlalu begitu cepat.

Di masa-masa lalu itu, tak jarang saya melalukan beragam kesalahan. Sebagai istri terhadap suami, sebagai ibu kepada anak, sebagai anak terhadap orang tua, sebagai guru terhadap murid-murid saya, sebagai murid terhadap guru-guru saya, sebagai kakak terhadap adik-adik kesayangan saya, serta sebagai teman kepada sahabat-sahabat saya.

Penyesalan tentu ada. Mungkin bagi sebagian orang, penyesalan itu sia-sia. Namun bagi saya, penyelasan tidaklah percuma bila kita mampu belajar dari kesalahan dan bergerak ke depan dengan langkah yang lebih baik.

Dengan beragam peran yang saya jalani saat ini, sebagai sebagai istri, ibu, anak, guru, kakak, dan sahabat, tentunya saya ingin melakukan ‘tugas’ saya dengan sebaik mungkin. Saya sadar, peran saya begitu penting, setidaknya bagi orang-orang terdekat saya. Untuk itu, saya harus mampu melangkah ke depan dengan lebih baik. Meninggalkan kesalahan, kelalaian, kemalasan. Meninggalkan dunia lama yang kurang baik dan meraih masa depan yang lebih cerah.

Sebagai ibu, saya selalu berkomitmen untuk menjaga keluarga saya, agar selalu sehat dan bahagia. Nampak sederhana, namun sama sekali tidak mudah. Salah satu contohnya, saya selalu berusaha untuk memasak makanan sehat bergizi untuk suami dan anak-anak. Namun kadang, saat travelling atau kesibukan, saya tidak memasak dan terpaksa membeli makanan di luar. Atau kadang, saya masih suka mengajak anak-anak pergi keluar sampai malam. Akhirnya, setibanya di rumah, mereka jadi tidak sempat bebersih lagi. Ada lagi, kadang saya suka malas ‘bergerak’ saat ada waktu luang. Padahal, saya bisa saja mengajak anak-anak bermain di taman, menikmati udara segar, berlarian di atas rerumputan dan di bawah langit biru.

Di tengah kegalauan akhir tahun, kebetulan sabtu 17 Desember lalu, saya berkesempatan mengikuti #TUMBloggersMeetUp bersama #TheUrbanMama dan Unilever Indonesia. Acara ini, cukup menenangkan kegalauan saya.

Kenapa?

Karena dalam acara ini, Unilever melalui kampanye brightFuture yang mengusung tema “Selamat Tinggal Dunia Lama bermitra dengan Blibli.com mengajak konsumen untuk melakukan hal nyata untuk membangun masa depan yang cerah.

courtesy: The Urban Mama

courtesy: The Urban Mama

Oiya, acara yang diselenggarakan di D’labs Menteng ini, diisi oleh ibu-ibu cerdas dan cantik. Dipandu oleh MC mbak Vika, dilanjutkan dengan kata pembuka oleh founder The Urban Mama, Ninit Yunita dan menghadirkan 3 narasumber yaitu:

  1. Maria Dewantini Dwianto (Mia), Head of Corporate Communications PT Unilever Indonesia Tbk
  2. Lani Rahayu, Senior Marketing Communication Manager Blibli.com
  3. Psikolog Retno Dewanti Purba dari SAUH Psychological Services

Apa saja sih wujud nyata dari kampanye brightFuture ini?

Unilever menggandeng Blibli.com untuk mengedukasi konsumen melalui program kesehatan, lingkungan, dan pemberdayaan komunitas di sekitar area bermain publik di 5 Kota (Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Medan, dan Makassar). Program yang dijalankan dengan Blibli.com tidak hanya mengajak peran aktif masyarakat dalam mewujudkan dunia yang lebih sehat dan gembira lewat ranah digital. Namun juga menggandeng komunitas dan pemerintah di sekitar taman bermain umum untuk memanfaatkan dan menjaga fasilitas yang telah dibangun. Tentunya fasilitas yang sudah ada bisa dimanfaatkan dengan baik bila komunitas setempat ikut merawat.

Selain menggandeng komunitas setempat untuk ikut berpartisipasi dalam menjaga
kebersihan taman, kerjasama Unilever dengan Blibli.com ini juga mengusung
program edukasi seputar kesehatan, lingkungan, dan bijak dalam berbelanja online
yang ditujukan untuk para ibu.

Kenapa harus ibu?

Karena ibu bisa menggerakkan anak-anak, generasi penerus bangsa untuk melakukan kebiasaan-kebiasaan baik seperti mencuci tangan memakai sabun, sikat gigi pagi dan malam, mengetahui pentingnya sarapan bergizi, ditambah dengan cara menjaga toilet agar tetap bersih, bermain di luar ruang, memilah sampah, serta bijak dalam berbelanja online.

courtesy : The Urban Mama

courtesy: The Urban Mama

Berarti dan penting sekali ya peran kita sebagai ibu. Karena itulah kampanye brightFuture oleh Unilever bekerjasama dengan Blibli.com dimulai dari para ibu. Harapannya, berawal dari ibu-ibu bijak yang berpikiran terbuka dan mau terus belajar, akan menggugah semakin banyak pihak lagi untuk memiliki kesadaran dan kepedulian yang sama serta mulai melakukan tindakan nyata untuk kehidupan yang lebih baik.

Kampanye ini juga diharapkan mampu menginspirasi komunitas yang lebih luas dalam perilaku hidup bersih dan sehat, juga bijak dalam belanja online. Setiap tindakan, sekecil apapun, bila dilakukan bersama sama secara konsisten, niscaya akan bisa membuat perubahan besar.
Advertisements