Tags

, , , , , ,

Ngga berasa uda mulai puasa nih. Siapa yang uda kangen dan kebayang sama ketupat, opor ayam dan kue-kue khas lebaran. Saya termasuk di antaranya. Manusia-manusia rantau yang mendadak homesick kalau uda memasuki bulan puasa.

Yang namanya kastangel dan nastar uda kebayang bakal berjejer di meja tamu rumah mama buat dicemilin pas lebaran. Biasanya kalau uda pengen banget, langsung deh pesen kastengel atau nastar di tetangga atau temen yang jago bikin kue.

Hayooo ngaku, siapa yang uda ancang-ancang pesen kue-kue lebaran atau malah uda colong start pre order duluan sama temen-temennya yang jago bikin kue. Saya emang jago bikin jus atau smoothie. Tapi kalau uda bicara kue, saya angkat tangan. Salut deh sama mama-mama yang jago masak kue, bahkan sampai terima pesanan.

Sebenernya suami uda sering banget request buat dibikinin kue-kue khas lebaran. Suami suka banget sama kastengel. Tapi aku nih yang selalu ogah-ogahan. Alasannya macem-macem. Mulai ngga sempet belanja bahan, sampai belum punya alat-alat pembuat kue. Padahal ya, dimana ada niat pasti ada jalan. Jadi, tahun ini saya bertekad mau membuat kue sendiri. Supaya suami makin sayang, ya kaaann…?!

Semesta rupanya mendukung. Sabtu, 20 Mei 2017 lalu saya ikutan #TUMBLoggersmeetup yang kali ini bersama Blue Band mengusung tema #ResepMudahMeriah. Pembicaranya ada ibu muda yang cantik super produktif, Ayudya bing Slamet, chef muda berbakat, Chef Ayu Anjani Raharjo, dan tentunya Brand Manager Blue Band, Nando Kusmanto. Penasaran donk semudah apa dan semeriah apa resepnya…??

Kue-Kue Khas Lebaran, Resep No-Oven Kreasi Blue Band

Ternyata saudara-saudara, yang senasib sepenanggungan sama aku itu ngga sedikit. Banyak banget ibu-ibu yang memilih pesen kue lebaran daripada bikin sendiri. Alasan yang paling common, seperti yang juga diungkap oleh Ayudya adalah minimnya alat-alat baking yang lengkap dan mumpuni termasuk oven. Sempet mikir, ini sih uda impossible deh mau bikin kue apalagi kue kering kalau ngga ada oven. Ternyata saya salah pemirsa. Bikin kue kering tanpa oven itu bisa banget.

Sharing Session Para Pembicara pada #TUMBloggersmeetup

Salah satu cara mensiasatinya adalah dengan menggunakan panci pengukus, tapi hanya memakai sedikit air (sekitar dua sendok makan). Sempet bertanya-tanya nih, emang bisa garing crispy ya masak kue kering pakai panci pengukus. Ternyata bisa lhoh. Chef Anjani membagikan dan mempraktikkan sendiri tips dan trik memasak kue tanpa oven dihadapan kami, para TUMBloggers. Hasilnya, baik rasa, rupa maupun tekstur, bener-bener mirip sama kue yang dimasak pakai oven. Ini dia tiga tips memasak kue tanpa oven:

  1. Pakai panci pengukus berbahan tebal, supaya panci tidak mudah gosong.
  2. Nyalakan api kecil sepanjang proses memanggang, agar adonan matang merata.
  3. Gunakan bahan-bahan berkualitas untuk adonan kue, seperti blue band cake and cookie untuk mendapatkan rasa dan tekstur kue yang lezat.

Chef Anjani mempraktikkan langsung resep modifikasi kue lebaran 

Nah, keterbatasan peralatan sudah teratasi. Bagaimana dengan resepnya? Kalau alat-alatnya sudah dimodifikasi, tentunya ada modifikasi juga untuk resepnya. Bagaimana cara memodifikasinya?

Tenang mama, untuk memperkaya inspirasi resep kue khas lebaran tanpa oven, Blue band sudah punya solusinya. Pak Nando menyampaikan bahwa Blue Band cake and cookie tahun ini meluncurkan 10 resep kue khas lebaran yang tidak memerlukan oven. Mama bisa langsung melihat kumpulan resep no-oven secara grastis dengan mengakses website resmi Blue Band www.blueband.co.id/dapurnooven dan Facebook Blue Band Indonesia.

Pengen bawa pulang kastengelnya . . .

Nah, sudah siap kan memasak kue lebaran sendiri. Semoga berhasil mama 🙂

 

Advertisements